Uniknya Wisata Toraja Menambah Kecintaan Terhadap Indonesia

By | September 25, 2016

Wilayah Indonesia terdiri dari ribuan pulau-pulau yang sambung menyambung dari Sabang hingga ke Merauke. Luasnya daerah Indonesia ini menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang plural atau jamak. Ada banyak sekali kebudayaan yang berkembang di dalam masyarakat. Salah satunya akan dibahas dalam tulisan sederhana berikut ini, yaitu mengenai kebudayaan masyarakat Toraja. Toraja merupakan salah satu kota yang masih masuk dalam kawasan Sulawesi Selatan. Kawasan Tana Toraja ditinggali oleh suku Toraja yang hidup di daerah pegunungan. Uniknya wisata Toraja tercermin dari tradisi-tradisi yang masih dilestarikan hingga sekarang. Budaya ini menjadi daya tarik kuat yang menarik perhatian masyarakat nusantara, bahkan dunia. Simak saja ulasannya berikut ini.

 

Tiga Tradisi Tana Toraja yang Menjadi Uniknya Wisata Toraja

  1. Tradisi Ma’nene

Tradisi Ma'nene - www.ExploreToraja.com

Di Tana Toraja, ada suatu tradisi unik yang diberi nama Tradisi Ma’nene. Tradisi ini merupakan sebuah ritual untuk mengenang para leluhur yang telah meninggal dunia. Masyarakat suku Toraja sangat percaya bahwa anggota keluarga yang telah meninggal sebenarnya tidak benar-benar meninggal. Mereka tetap hidup di suatu alam lain dan ikut mengawasi dan menjaga alam raya. Tradisi ini dilakukan oleh warga Baruppu yang mendiami pedalaman Toraja Utara. Tradisi ini dilakukan dengan mengganti baju mayat leluhur dengan baju baru seperti layaknya manusia hidup. Lalu, mayat tersebut dibacakan mantra yang membuat mayat-mayat bisa berjalan layaknya orang hidup tanpa menyentuh tanah. Bagi turis asing, tradisi ini disebut dengan “The Walking Dead” yang nyata. Uniknya wisata Toraja ini bisa disaksikan sekitar Juli – Agustus.

  1. Upacara Rambu Solo

Upacara Rambu Solo - www.ExploreToraja.com

Uniknya wisata Toraja yang lainnya tercermin dari sebuah tradisi yang bernama Rambu Solo. Tradisi ini adalah sebuah upacara khusus yang dipimpin oleh Tetua Adat suku Toraja. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bagi orang Toraja, tidak ada orang yang benar-benar meninggal. Mereka yang dianggap meninggal akan diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir dengan upacara yang sangat megah. Upacara inilah yang disebut dengan Rambu Solo. Semakin tinggi tingkat sosial seseorang, upacara adat ini pun akan semakin meriah.

  1. Tradisi Mapasilaga Tedong

Tradisi Mapasilaga Tedong - www.ExploreToraja.com

Ma’ Pasilaga Tedong atau yang lebih mudah disebut dengan Tedong Silaga merupakan sebuah tradisi adu kerbau yang sudah sangat melegenda. Tradisi ini sudah dilakukan oleh nenek moyang warga Toraja. Tak heran jika tradisi ini menjadi salah satu uniknya wisata Toraja yang menarik perhatian wisatawan. Salah satu hal yang cukup unik dari tradisi ini adalah kerbau-kerbau yang ikut dalam tradisi ini memiliki nama-nama tertentu yang terdengar sangat unik.

Tiga hal di atas merupakan tradisi warga Toraja yang masih tetap dijaga hingga sekarang. Kebudayaan yang masih kental selalu bisa menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan, khususnya wisatawan dari luar kota dan wisatawan asing.

Tiga Tempat Wisata yang Menjadi Uniknya Wisata Toraja

Tana Toraja terkenal dengan sisi mistisnya yang masih kental. Perlakuan khusus terhadap orang-orang meninggal menjadi salah satu keunikan tersendiri dari kebudayaan Toraja. Mayat diperlakukan seperti orang yang sakit sehingga harus tetap dirawat. Tempat wisata yang akan dijelaskan di sini adalah tempat-tempat unik yang hanya bisa ditemui di Tana Toraja.

  1. Lemo

Tana Toraja Lemo - www.ExploreToraja.com

Jika di atas telah dijelaskan tentang tradisi Ma’nene, inilah tempat berlangsungnya tradisi sakral ini. Lemo adalah tempat khusus bagi para arwah leluhur. Mayat-mayat akan disimpan di tempat terbuka di tengah-tengah batu-batu yang curam. Saat tradisi Ma’Nene berlangsung, mayat akan dikeluarkan dan digantikan dengan pakaian baru. Anda yang ingin merasakan uniknya wisata Toraja wajib mengujungi kawasan Lemo ini.

  1. Londa

Londa - www.ExploreToraja.com

Di Toraja, ada banyak sekali kuburan unik yang mungkin tidak pernah terlintas di benak Anda. mayat-mayat orang yang sudah meninggal tidak dikuburkan di dalam tanah, melainkan di tempat-tempat tertentu yang dianggap sebagai tempat suci. Penguburan orang-orang Toraja juga disesuaikan dengan kedudukannya di dalam masyarakat. Beberapa mayat ada yang dikuburkan di dalam goa, di bukit batu, di peti yang kemudian di gantung, di dalam pohon bagi anak-anak balita, dan masih banyak lagi. Salah satu kuburan orang Toraja yang dijadikan sebagai destinasi wisata adalah Londa. Londa sendiri merupakan kawasan batuan curam yang dijadikan sebagai makam. Di tempat ini, Anda bisa melihat deretan peti mati yang disusun secara teratur sesuai dengan garis keturunan keluarga. Londa menjadi kawasan paling unik yang terangkum dalam  Uniknya wisata Toraja.

  1. Ke’te Kesu

kete kesu - Exploretoraja.com

Setelah membahas hal-hal yang berbau mistis, kali ini ada tempat wisata unik yang terbebas dari perihal gaib. Uniknya wisata Toraja yang satu ini diberi nama Ke’te Kesu. Kawasan ini hampir mirip seperti desa wisata. Yang paling unik dari kawasan ini adalah hadirnya rumah khas Toraja yang disebut dengan Tongkonan. Arsitekturnya sangat khas. Tongkonan berjejer sangat rapi di kawasan ini. Di dalam kawasan ini juga terdapat kuburan tebing serta kuburan bergantung.

Beberapa hal di atas adalah daya tarik Toraja yang kerap mendatangkan banyak wisatawan luar. Tradisi Ma’nene menjadi tradisi yang paling banyak mendatangkan turis asing. Uniknya wisata Toraja ini tentu dapat membuat kita sebagai warga negara Indonesia ikut bangga dan semakin cinta dengan tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *